Saturday, October 10, 2009

Pernah tidur trus spt di tindih setan ??? ini dia penjelasanya...

Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.


Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali,biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Sleep Paralysis

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.



Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.

Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara

- Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

- Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

- Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

- Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

- Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.

- Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

- Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

- Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.

- Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.

- Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.

- Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.

Saturday, September 26, 2009

New NOD32 Offline Update

Mau update NOD32 kamu tapi ga' punya username 'n password? Kaciaaan...hehehhehehe. Karena saya berbaik hati nie aq kasih offline update utk NOD32 dan isya alloh tiap 2 hari sekali akan aku update:

NOD32 Offline Update 4450 (20090923) :
http://rapidshare.com/files/283978327/_NOD32_Offline_Update_4450__20090923___.rar

Alternative Download Site:
Download NOD32 Offline Update 4450 (20090923):
http://www.zshare.net/download/66011617b0d9c383/

MD5 RAR Hash: 8ec37f200cafb15ae707562968a5038a

Compatable with:
NOD32 Antivirus v3.x and v4.x (all versions)
NOD32 Smart Security v3.x and v4.x (all versions)

Monday, August 10, 2009

Monday, July 6, 2009

Menangis untuk Indonesia

Kabar buruk yang membuat kita sebagai anak bangsa menangis dan sekaligus berkata sepakat atas evaluasi yang dilakukan pemerintah dan DPR atas pergantian jajaran pimpinan KPK yang baru dan memberikan dukungan sepenuhnya. Walaupun kinerja lembaga ini masih perlu waktu panjang untuk mewujudkan pemerintah Indonesia yang good governance terbebas dari praktek korupsi, yang pada akhirnya survey TI tak berlaku lagi.

Saya salut pada Metro TV yang berani "berkata apa adanya" atas kinerja pemerintahan SBY yang dianggap belum tegas menangani kasus korupsi di Indonesia. Akan tetapi yang membuat saya sesak dada adalah publikasi TI yang isinya selalu menggelitik dan menyakiti. Kalau boleh beranalogi, gelar terburuk berarti semua orang Indonesia korupsi.

Bila berlandas pada pendekatan teori komunikasi bahwasannya persepsi identik dengan informasi, maka semua negara akan menganggap apapun prestasi dan kinerja yang diperlihatkan warga yang berasal dari Indonesia berapot merah. Akibatnya, atas nama orang Indonesia tidak boleh megang uang banyak, karena akan dikorupsi, tidak boleh dapat proyek, karena akan diselewengkan, tak boleh memegang jabatan tertentu karena akan berkhianat, tak boleh beristri dengan penduduknya karena akan selingkuh... tentu bahaya bukan.

Saya jadi teringat pengalaman teman-teman yang melakukan perjalanan, saat singgah di bandara negeri Arab, petugas kepolisian setempat, tanpa etika melucuti pakaian mereka dan barang-barangnya diacak-acak, mereka baru berhenti beraksi saat memberi pengakuan bila teman saya anggota DPR dan utusan khusus yang membawa misi mulia.

Karena persepsi mereka, warga Indonesia yang datang ke negaranya adalah TKW atau TKI yang dipekerjakan sebagai budak. Sementara si cerdas dan pintar seperti pembaca tak digubris.

Apa yang dikemukakan Metro TV tidak sepenuhnya baik dan benar dalam perpolitikan negara. Karena dilihat dari gelagatnya mempunyai misi tersembunyi dalam merongrong kinerja SBY, agar persepsi masyarakat Indonesia terhadap pilihannya berubah.

Menurut saya tak mudah mengajak pilihan sosok pimpinan nomor satu yang mewakili sifat asli sopan, santun dan murah senyum. Bagaimana jika yang memimpin Amien Rais, yang suka mengkritik, atau Soeharto yang tak mau dikritik, atau Soekarno yang ngaku jenius dan hanya butuh beberapa orang untuk mengubah negara, atau Habibie yang terlambat jadi manusia, atau bahkan Gus Dur yang gemar keliling dunia dan buat anekdot. Apalagi menyangkut identitas kedaerahan, yang tentunya Jawa masih menjadi pertimbangan utama.

Nah, saat saya coba buka lembar demi lembar harian terbitan Ibu kota, tak satu pun yang mempublikasikan jurnal TI, artinya mereka juga sudah bosan menghujat dirinya sendiri.

Lalu, bagaimana peran kita? Saatnya menunjukkan kinerja bahwa tidak semua warga Indonesia berprilaku pecundang dan koruptor, di sudut sana masih banyak orang baik dan bertanggung jawab

Menangis untuk Indonesia

Kabar buruk yang membuat kita sebagai anak bangsa menangis dan sekaligus berkata sepakat atas evaluasi yang dilakukan pemerintah dan DPR atas pergantian jajaran pimpinan KPK yang baru dan memberikan dukungan sepenuhnya. Walaupun kinerja lembaga ini masih perlu waktu panjang untuk mewujudkan pemerintah Indonesia yang good governance terbebas dari praktek korupsi, yang pada akhirnya survey TI tak berlaku lagi.

Saya salut pada Metro TV yang berani "berkata apa adanya" atas kinerja pemerintahan SBY yang dianggap belum tegas menangani kasus korupsi di Indonesia. Akan tetapi yang membuat saya sesak dada adalah publikasi TI yang isinya selalu menggelitik dan menyakiti. Kalau boleh beranalogi, gelar terburuk berarti semua orang Indonesia korupsi.

Bila berlandas pada pendekatan teori komunikasi bahwasannya persepsi identik dengan informasi, maka semua negara akan menganggap apapun prestasi dan kinerja yang diperlihatkan warga yang berasal dari Indonesia berapot merah. Akibatnya, atas nama orang Indonesia tidak boleh megang uang banyak, karena akan dikorupsi, tidak boleh dapat proyek, karena akan diselewengkan, tak boleh memegang jabatan tertentu karena akan berkhianat, tak boleh beristri dengan penduduknya karena akan selingkuh... tentu bahaya bukan.

Saya jadi teringat pengalaman teman-teman yang melakukan perjalanan, saat singgah di bandara negeri Arab, petugas kepolisian setempat, tanpa etika melucuti pakaian mereka dan barang-barangnya diacak-acak, mereka baru berhenti beraksi saat memberi pengakuan bila teman saya anggota DPR dan utusan khusus yang membawa misi mulia.

Karena persepsi mereka, warga Indonesia yang datang ke negaranya adalah TKW atau TKI yang dipekerjakan sebagai budak. Sementara si cerdas dan pintar seperti pembaca tak digubris.

Apa yang dikemukakan Metro TV tidak sepenuhnya baik dan benar dalam perpolitikan negara. Karena dilihat dari gelagatnya mempunyai misi tersembunyi dalam merongrong kinerja SBY, agar persepsi masyarakat Indonesia terhadap pilihannya berubah.

Menurut saya tak mudah mengajak pilihan sosok pimpinan nomor satu yang mewakili sifat asli sopan, santun dan murah senyum. Bagaimana jika yang memimpin Amien Rais, yang suka mengkritik, atau Soeharto yang tak mau dikritik, atau Soekarno yang ngaku jenius dan hanya butuh beberapa orang untuk mengubah negara, atau Habibie yang terlambat jadi manusia, atau bahkan Gus Dur yang gemar keliling dunia dan buat anekdot. Apalagi menyangkut identitas kedaerahan, yang tentunya Jawa masih menjadi pertimbangan utama.

Nah, saat saya coba buka lembar demi lembar harian terbitan Ibu kota, tak satu pun yang mempublikasikan jurnal TI, artinya mereka juga sudah bosan menghujat dirinya sendiri.

Lalu, bagaimana peran kita? Saatnya menunjukkan kinerja bahwa tidak semua warga Indonesia berprilaku pecundang dan koruptor, di sudut sana masih banyak orang baik dan bertanggung jawab