Showing posts with label Operating System. Show all posts
Showing posts with label Operating System. Show all posts

Wednesday, September 22, 2010

Yang terlanjur trauma dgn IE baca dulu

01
tarik tab ke taskbar maka web fav anda akan "ter-pin" pada taskbar.

02 
tag "video" berjalan dengan lancar di IE9 dibanding FF...nyem nyem...(ada foto, biar ga dikira hoax), di FF ‘rada ngadat’ (baca : cuma berjalan 3 detik dan berhenti).

03
Buat yang suka sombong dengan “GPU” yang kenceng dan OK, bisa centang bagian ini :)

04
Ribuan pengguna MacBook telah dibohongi oleh IE9, developer tools yang akan muncul setelah menekan tombol F12 hoax!! (harusnya tekan fn + F12) :P

05
Bagi designer yang selalu dihantui oleh MARGIN dan PADDING di IE, maka anda dapat melihat wujudnya dengan menekan fn + F12 (baca : F12)

06
Bagi yang ingin tahu add-ons mana yang bikin lambat, tinggal buka jendela “Manage Add-ons” nanti ketahuan nilai Load time & Navigation time.

07
Wah…IE9 kalah kenceng nih buka halaman ini, masa FF lebih duluan menampilkan icon-icon (padahal IE9 sudah disuruh curang, start duluan :P) Karena mengira karena cache, maka test diulang…tetap FF duluan, tapi untuk tag ‘VIDEO’ … tetep IE9 yang lebih kencang :) soal animasi….IE lebih smoooooooooooooth…….mangstabs!!!!!!!
Animation on IE9….Aweeeeeeeeeeeeesome!!!

08
di IE9, ada video..tinggal klik kanan, maka ada pilihan Save file.
09
di FF, ada video..tinggal klik kanan, maka keluar Silverlight (loooh???!)

10
Nge-KASKUS…tetap lebih kenceng pakai IE9 tentunya dibanding FF. Hari gini lelet buka Kaskus, apa kada agan-agan di Kaskus ntar, siap-siap aja ente ditimpuk bata merah.

11
IE9…apa yang telah kamu lakukan???! (lihat lingkaran merah) Tetapi setelah tulisan diklik, dengan sendirinya dia berpindah ke arah normal. (ester-egg??!) :)

12
Eiiiits….jangan salah, ini bukan Google Chrome loh….tapi IE9 :P

13
Terakhir mencoba yang “bener-bener” HTML5, di IE9 berjalan haluuuuuuuuuuuuuuus dan muluuuuuuuuuuuuuus, dibanding tetangga sebelah kanannya, pemakaian memori pun lebih kecil lumayan lebih kecil 50MB :)
Sekarang IE9 telah mencapai BETA, apa jadinya kalau sudah RTM (RTW or RTM ya?)

Saturday, September 18, 2010

Tidak bisa login gara-gara file userinit.exe dirubah oleh virus

 Jika anda mengalami hal seperti ini boleh jadi ini disebabkan oleh virus Gnurbulf.B. File asli virus Gnurbulf.B ini sebesar 46 KB dan dibuat dengan menggunakan Bahasa Visual Basic dengan ext. SCR.

Harap hati-hati......!!!, Salah clean jadi tidak bisa logon
Jika pc anda terinfeksi virus ini sebaiknya lakukan pembersihan secara total sampai ke registry karena Gnurbulf.B ini akan mencoba untuk merubah string userinit dengan mengganti lokasi file yang akan di load yakni dari C:\Windows\system32\userinit, menjadi C:\Recycled\svchost.exe.

Jika komputer anda terinfeksi Gnurbulf.B dan belum sempat membersihkan registry yang sudah dipermak oleh Gnurbulf.B, jangan terkejut jika begitu komputer anda melakukan restart [booting ulang] dan kemudian komputer tersebut tidak dapat logon ke Windows [selalu meminta konfirmasi user name dan password walaupun anda sudah memasukan user name dan password yang benar]. Hal ini disebabkan karena Windows mengalami kegagalan untuk memanggil file userinit.exe dimana kita ketahui bahwa file userinit.exe merupakan file utama yang akan di jalankan pada saat booting agar dapat logon ke Windows.

Sebenarnya anda bisa saja melakukan repair atau install ulang terhadap system komputer itu sendiri, tetapi hal ini akan memakan banyak waktu dan bukan solusi yang tepat. Sebenarnya ada satu cara yang dapat anda gunakan agar PC dapat kembali normal tanpa harus re-install yakni dengan mengembalikan string yang sudah diubah oleh virus tersebut pada string userinit dengan mengganti lokasi file yang akan di jalankan menjadi C:\Windows\system\userinit.exe.

Untuk memulihkan string userinit yang sudah diubah oleh virus sebenanya tidaklah terlalu sulit, anda hanya membutuh 2 file script dan startup disk [disket starup], karena kedua file tersebut akan dicopy melalui DOS Prompt, berikut langkah-lagkah yang harus dilakukan:

1.Buat 2 file script berikut pada program “notepad”
Copy sript dibawah ini kemudian simpan dengan nama FIX.REG

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Userinit"="C:\\WINDOWS\\system32\\userinit.exe,"

Catatan:
* Script ini digunakan untuk merubah string userinit yang sudah di ubah oleh virus
* Jika anda menggunakan windows 2000, ganti lokasi C:\Windows\system32 dengan C:\WINNT\system32
* Copy sript dibawah ini kemudian simpan dengan nama FIX.BAT

regedit /s c:\fix.reg

Catatan:
Script ini digunakan untuk menjalankan file FIX.REG

2. Setelah kedua script tersebut anda buat, langkah selanjutnya adalah copy file tersebut ke lokasi berikut:

* Fix.reg kopikan ke C:\

* Fix.bat kopikan ke C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Untuk mengkopi kedua file tersebut kedalam folder tersebut diatas anda membutuhkan startup disk, untuk membuat startup disk tersebut anda dapat menggunakan tools freeware seperti Avira's freeware NTFS driver via DOS boot disk, tools tersebut dapat di download di alamat:

http://www.free-av.com/antivirclassic/avira_ntfs4dos.html

Setelah software tersebut berhasil di download, install software tersebut di komputer yang bersih dari virus setelah itu anda langsung dapat membuat startup disk dengan hanya membutuhkan 1 disket.

Setelah berhasil membuat startup disk, copy kedua script yang baru di buat ke dalam disket tersebut [Fix.reg dan Fix.bat], kemudian boot komputer melalui Disket.

Setelah berhasil boot malalui disket selanjutnya copy file FIX.REG ke direktori C:\ dan FIX.BAT kedirektori C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup.

Catatan:
Jika anda menggunakan startup disk Avira NTFS4DOS maka Drive C: [system] akan dianggap sebagai drive D:\ atau sebaliknya [untuk informasi lebih lanjut baca manual yang disertakan]


3. Setelah kedua file tersebut berhasil di copy kedirektori yang sudah ditentukan, langkah selanjutnya adalah ubah file Spoolsv.exe manjadi nama file lain [contoh: Spoolsv.eee] setelah itu copy file userinit.exe menjadi spoolsv.exe, hal ini disebabkan karena file spoolsv.exe merupakan file spooling printer yang akan dijalankan pertama kali sebelum user logon windows dan gunakan untuk memancing agar komputer dapat memunculkan Desktop Windows dengan tujuan agar file script [Fix.bat] yang di simpan di Startup menu dapat dijalankan, setelah windows berhasil menjalankan file script tersebut maka PC akan kembali ke logon screen [muncul konfirmasi untuk memasukan username dan password], jika anda mencoba untuk login ulang [memasukan username dan password] maka windows akan berjalan seperti biasa.
Catatan:
Jika setelah anda memasukan user name dan password tetapi Windows masih belum berjalan secara normal [tetap meminta konfirmasi untuk memasukan user name dan password], disarankan agar anda terus memasukan user name dan password sampai berhasil karena dibutuhkan waktu agar Windows berhasil menjalankan file userinit.exe tersebut.

4. Setelah komputer dapat berfungsi kembali, jangan lupa untuk menghapus file fix.bat [direktori C:\], reg.bat [direktori C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup] dan rubah kembali file Spoolsv.exe yang sudah anda rubah agar printer anda dapat kembali digunakan.

5. Untuk membersihkan sisa-sisa string registry yang dibuat oleh Gnurbulf.B, copy script dibawah ini pada program “Notepad” kemudian simpan dengan nama “repair.inf” setelah itu jalankan dengan cara

o Klik kanan “repair.inf”
o Klik “Install”

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile,,,"Screen Saver"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt, UncheckedValue,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, UncheckedValue,0x00010001,1
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Userinit,0, "C:\Windows\system32\userinit.exe,"
HKLM, SOFTWARE\Classes\Word.Document.8\DefaultIcon,,,"C:\WINDOWS\Installer\{90110409-6000-11D3-8CFE-0150048383C9}\wordicon.exe"
HCR, Word.Document.8\DefaultIcon,,,"C:\WINDOWS\Installer\{90110409-6000-11D3-8CFE-0150048383C9}\wordicon.exe"

[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, shell
HKU, S-1-5-21-1454471165-1844237615-725345543-1003\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, shell

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah agar komputer tersebut tidak terinfeksi kembali, install antivirus yang sudha dapat mengenali virus ini dengan baik.

Saturday, September 4, 2010

Haram hukumnya Reset button di LINUX

Hampir semua PC memiliki tombol reset, pada console DOS mungkin akan bermanfaat jika program tidak dapat berjalan. Pada system Windows berguna saat terjadi BSoD ato semua program not responding dan tidak bisa membuka task-manager…kalo pada linux? ini solusinya :D
System crash pada linux amat jarang ditemui, namun jika ada salah satu program pada linux yang bertingkah aneh, ada beberapa langkah untuk merecover :

1. Tekan ctrl + esc untuk menampilkan process table, perhatikan PID ( Process IDentifier ) yang mengkonsumsi CPU terbanyak (misalnya PID 4839) kemudian buka console dan login sebagai root, ketik :
1root@ApisTECH ~# kill 4839
selesai, reboot tidak diperlukan di linux :D
2. Jika desktop mengalami crashed, tekan ctrl + alt + F1 untuk keluar desktop dan masuk mode console. kemudian login sebagai root, ketik :
1root@ApisTECH ~# top
akan muncul process table beserta PID nya, sama seperti cara diatas, cari PID yang “menyakitkan” (misalnya PID 4839). gunakan cara sama seperti diatas untuk “membunuh” dan kembali ke X dengan menekan tombol alt + F7
selesai, lagi-lagi reboot tidak diperlukan di linux :D
3. Cara ketiga bisa juga dengan menekan tombol ctrl + alt + backspace untuk merestart desktop kembali ke login screen
4. Jika semua langkah diatas tidak menghasilkan, pake cara Skinny Elephants* (pinjem istilahnya Bruno) atau biasa disebut If All Else Fails
Raising Skinny Elephants IUtterly Boring
Begini caranya :
Alt+SysRq+r = RAW mode
Alt+SysRq+s = sync disk
Alt+SysRq+e = terminate ALL process
Alt+SysRq+i = kill ALL process
Alt+SysRq+u = remount filesystem to read-only
Alt+SysRq+b = reboot system
LEFT alt key
tombol SysRq sama dengan tombol printscreen pada keyboard
Jangan lupa aktifkan dulu sysrq-key pada kernel dengan mengetik :
1root@ApisTECH ~# echo 1 > /proc/sys/kernel/sysrq
KESIMPULAN : Jangan pernah gunakan tombol reset saat bekerja dengan linux!

Thursday, September 2, 2010

Membuat Tampilan Ubuntu Seperti Windows 7

Membuat Tampilan Ubuntu Seperti Windows 7

Bagi yang suka permak tampilan Desktop Ubuntu tidak ada salahnya mencoba theme Windows 7 ini untuk memperindah desktop ubuntu anda, yang kemungkinan bisa membuat anda betah di depan komputer.
Untuk itu maka diperlukan beberapa program pendukung yaitu :
1. Emerald
cara install :
Buka terminal dan ketik :
sudo apt-get install emerald
2. Compiz Fusion Icon
cara install :
Buka terminal dan ketik :
sudo apt-get install fusion-icon
3. Nautilus Open Terminal Script
Hal ini untuk mempermudah anda buka terminal dari Nautilus
Cara install :
Buka terminal dan ketik :
sudo apt-get install nautilus-open-terminal
Setelah install script ini disarankan untuk Log Out atau Restart komputer.
3. Theme Win7
Download disini
4. GnoMenu – Menu untuk Ubuntu
Download disini
Setelah file pendukung diatas anda miliki langkah selanjutnya adalah :
Langkah 1 – Install Theme Win7
Pada Nautilus klik kanan file hasil download (theme Win7) dan pilih Extract Here, maka akan tercipta folder baru.
Pada kasus ini hasil download file theme win7 saya adalah Win2-7 Pack.tar.bz2 dan setelah saya extract terbentuk folder Win2-7 Pack
Masuk ke folder hasil extract tadi (misal Win2-7 Pack) dan anda akan menemukan file bernama install.sh (file inilah yang akan menginstall theme ke system anda)
Klik kanan di area kosong dan pilih Open in Terminal
sekarang mulai menginstall ketik pada terminal yang tadi ./install.sh
Jika proses intalasi berhasil maka theme akan otomatis di terganti.
Langkah 2 – Install GnoMenu
Pada Nautilus klik kanan file hasil download (gnomenu) dan pilih Extract Here, maka akan tercipta folder baru.
Pada kasus ini hasil download file gnomenu saya adalah gnomenu-2.2.2.tar.gz dan setelah saya extract terbentuk folder gnomenu
Masuk ke folder hasil extract tadi (misal gnomenu)
Klik kanan di area kosong dan pilih Open in Terminal
sekarang mulai menginstall ketik pada terminal yang tadi sudo make install
Disarankan untuk Log Out atau Restart Komputer setelah proses instalasi
Langkah 3 – Modifikasi Panel Ubuntu
Ubuntu memiliki 2 panel (atas dan bawah), kali ini panel bawah akan kita hapus, caranya adalah klik kanan pada panel bawah pilih Delete This Panel
Selanjutnya panel yang diatas akan kita pindah ke bawah, caranya klik kanan panel yang diatas pilih Properties, pada Tab General di bagian Orientation pilih Bottom, trus bagian Size ubah menjadi 45 pixels (biar mirip panel Win7), klik Close jika sudah selesai.
Menu Utama ubuntu akan kita hapus (yang ada Application Place System), caranya klik kanan menu pilih Remove From Panel
Jika anda tidak memodifikasi panel ini sebelumnya, maka icon – icon yang ada disebelah panel (biasanya firefox dan help) harus di unlock dulu semuanya, caranya klik kanan tiap icon dan hilangkan tanda cek Lock To Panel (hal ini untuk memudahkan anda menggeser GnoMenu nanti).
Tambahkan GnoMenu, caranya klik kanan panel dan pilih Add To Panel trus cari item GnoMenu, klik add untuk menambahkan.
Langkah 4 – Modifikasi GnoMenu
Jika posisi menunya tidak sesuai maka klik kanan GnoMenu pilih Move, pindahkan ke lokasi sesuai selera anda.
Sekarang ubah tampilan Menu
Klik kanan GnoMenu pilih Preferences
Pada Tab Themes di bagian Menu Selection pilih Vista
Pada Tab Themes di bagian Button Selection pilih Ubuntu Logo
Pada Tab Themes di bagian Icon Selection pilih Vista
Klik Ok, pilih Yes, kemudian Reload
Hasil Modifikasi Panel dan GnoMenu
Langkah 5 – Modifikasi Window Border dengan Emerald
Theme Emerald yang telah terinstall pada Langkah 1 belum bisa dipakai, ada beberapa hal yang harus di modifikasi, caranya Buka Nautilus dan masuk ke folder home anda, di menu View pilih Show Hidden Files, dan cari folder .emerald. disana anda akan menemukan 2 folder yaitu Win2-7 dan Win2-7 Original, pindahkan 2 folder itu ke dalam folder themes.
Pada GnoMenu pilih System Tools kemudian Compiz Fusion Icon
Icon aplikasi Compiz akan muncul di tray panel, klik kanan iconnya dan pilih
Emerald Theme Manager. Pilih salah satu theme yang ada dan klik Quit.
Klik kanan lagi Icon Compiz dan pilih Select Window Decorator, klik Emerald.
Hasil Modifikasi Emerald
Selamat Menikmati Theme yang Cool ini..

Basic command untuk Linux

Management File and Directory

ls
ls suatu perintah yang di gunakan untuk menampilkan suatu isi dari directory, dan option yang sering di pakai adalah "-l". Untuk lebih jelasnya "man ls".

cd
cd kepanjangan dari change directory yang merupakan suatu perintah di gunakan untuk pindah directory.

pwd
pwd perintah ini di gunakan untuk mengetahui keberadaan directory yang sekarang kita tempati saja.

touch
touch sering di gunakan oleh para admin untuk menciptakan suatu file tanpa membukanya. Misalnya seperti "vi , nano" dan lain-lain.

mkdir
mkdir suatu kepanjangan dari make directory sesuai dengan singkatannya perintah ini di gunakan untuk menciptakan suatu directory.

vi
vi digunakan untuk mengedit suatu file dalam mode konsole seperti halnya dengan notepad, hanya saja notepad under grafis.

nano
nano sama saja halnya dengan "vi" hanya saja nano lebih user friendly karena banyak keterangan pada bagian bawah layarnya.

chmod
change modified tentu saja dari singkatannya kita sudah paham dari kegunaan command ini. Command ini sering kali di gunakan merubah suatu perizinan suatu file dan directory. Dalam mode untuk set suatu file dan directory terdapat 2 hal yang harus dipahami yaitu mode :
"chmod ugo /-rwx file/directory"
Dimana :
-ugo adalah user,group dan other
-rwx adalah read,write dan execute
"chmod 421 file/directory"
Dimana :
-421 adalah read, write dan execute
NB : perhatikan posisinya 4 untuk owner, 2 untuk group, 1 untuk other.
Penulis tidak akan membahas lebih jauh tentang "chmod" karena sudah banyak referensi di internet.

chown
change owner ini digunakan untuk merubah suatu kepemilikan suatu file atau directory.

cat
cat digunakan untuk menampilkan suatu isi dari file.

find
find dari namanya saja tentu kita sudah mengerti fungsinnya yaitu untuk mencari suatu file atau directory atau pun mencari suatu kata yang terdapat pada suatu file.

locate
locate kegunaannya hampir sama dengan "find" namun dalam penggunaannya lebih simple.

whereis
whereis salah satu command yang di fungsikan untuk dalam hal pencarian.

rm
remove adalah kepanjangannya yang artinya untuk menghapus namun pada system Linux di gunakan untuk menghapus file atau directory. Berhati-hatilah dalam option "-rf".

mv
move artinya saja sudah memberikan kegunaannya yaitu memindahkan suatu file atau directory.

cp
copy command ini di gunakan untuk menyalin suatu file maupun directory.

ln
link digunakan untuk menciptakan suatu shortcut pada suatu file.

grep
grep di gunakan untuk pencarian suatu kata yang cocok. Command ini sangat di optimalkan oleh para admin dalam hal pengecheckan.

cat /etc/issue
Command di atas di gunakan untuk mengetahui distro apa yang sedang kita gunakan.

visudo
Digunakan untuk mengedit file sudoers.

sudo
Digunakan untuk mengerjakan suatu kegiatan root pada login user biasa.

uname -a
Perintah di atas untuk menampilkan spesifikasi OS dan bit di mesin kita, seperti kernel dan i686.

netstat
Digunakan menampilkan network status seperti melihat service yang berjalan.

du
Digunakan untuk melihat space disk yang sudah di gunakan.

df
Seperti halnya dengan "du", namun perintah ini digunakan untuk melihat sisa space yang kosong.

cat /proc/meminfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi memory yang berada pada system tsb.

cat /proc/cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi proccesor pada system tsb.

lsmod
Melihat daftar module apa saja yang ada di system Linux.

lsusb
Melihat daftar device USB yang terpasang.

lspci
Menampilkan daftar device PCI yang terpasang pada system Linux tsb.

dmesg
Menampilkan pesan-pesan pada system Linux gunanya untuk hal analisa trouble shooting.

mount
Mengaktifkan device disk agar device tsb dapat di acces baik hal read maupun write.

umount
Menonaktifkan suatu device agar tidak dapat di acces dalam hal write.

ps
Melihat proses yang sedang berjalan.

top
Melihat proses yang sedang berjalan dalam bentuk prioritas yang saat ini.

fdisk
Menampilkan device disk yang terpasang saat ini.

useradd
Untuk menambah user pada system Linux.

passwd
Untuk memberikan password pada user yang ada di system Linux.

su -
Berfungsi untuk login sebagai super user.

userdel
Gunanya untuk menghapus user yang ada di system.

rpm
Perintah di atas di gunakan untuk menginstall suatu aplikasi base rpm.

tar
Command tsb berguna untuk menguntar suatu paket aplikasi yang di kompres.

gunzip
Perintah tsb di gunakan untuk memekarkan suatu file yang telah di compres dengan extension ".gz".

zip
Dari namanya saja kita bisa menebak bahwa command tsb untuk mengkompres file dengan akhiran ".zip".

more
Menampilkan suatu list layar perlayar.

less
Sama halnya dengan "more" yaitu menampilkan suatu list tanpa seluruhnya namun sepotong-sepotong.

|
Pipe line yang berfungsi menghubungkan perintah satu dengan perintah lainnya.

;
Tanda tsb untuk memisahkan command yang satu dengan yang lainnya ketika ingin menjalankan suatu perintah secara bersamaan.

&&
Tanda tsb berguna untuk meneruskan proses perintah lainnya dengan cara perintah pertama di bawah ke background hal ini di lakukan jika ingin menjalankan perintah dalam waktu bersamaan.

fg
Membawa suatu proses ke mode foreground yang telah di tarik dari background.

bg
Lawannya dengan perintah "fg".

kill
Untuk menghentikan suatu proses yang sedang berjalan.

ifconfig
Digunakan untuk menampilkan IP dan detailnya dan dapat di gunakan juga untuk set IP di dalam memory RAM.

hostname
Untuk melihat nama mesin yang kita gunakan di Linux tsb.

host -t mx [nama-domain]
Untuk melihat server yang menghandle suatu domain email tsb.

host -t ns [nama-domain]
Untuk menampilakan lookup dari domain yang bersangkutan.

nslookup [nama-domain]
Sama halnya dengan perintah lookup sebelumnya

dig [nama-domain]
Sama halnya dengan perintah lookup lainnya hanya berbeda dengan keterangan yang lebih komplex.

iptables
Perintah di atas sering sekali digunakan oleh para admin untuk keamanan jaringan, routing, NAT dll.

ssh
Melakukan remote ke terminal destination pada port 22 sebagai defaultnya.

telnet [nama-domain] [port]
Digunakan untuk remote pada terminal target biasanya telnet ini sering digunakan untuk check suatu port dalam arti sebagai analisa.

/etc/init.d/[nama-service] [action]
Perintah ini di gunakan untuk melihat status, enable, disable, reload suatu service yang bersangkutan.

mysql -u [user] -p
Digunakan untuk masuk ke server mysql dengan menggunakan user tertentu yang telah di beri password.

mysqldump -u [user] -p [nama-db] > [destination-path]
Perintah di atas digunakan untuk backup suatu database ke lokasi tertentu.

mysql -u [user] -p [destination-db] < [source-path]
Perintah tsb digunakan untuk merestore database ke database yang telah tercipta di mysql.

/etc/resolv.conf
File tersebut berisikan IP server DNS yang di jadikan sebagai mesin yang menangani domain.

/etc/hosts
File tsb menyiman nama suatu domain mesin yang bersangkutan.

/etc/network/interfaces atau /etc/network/network-scripts/ifcfg-eth0
File ini begitu penting di karenakan para admin mensetting IP pada file ini, dan sesuaikan interface yang digunakan.

/etc/passwd
File ini berisikan user yang berada pada system, jenis shell, home worknya dll.

/etc/fstab
File ini digunakan pembacaan pemetaan suatu disk di system linux.

/etc/rc.local
File ini adalah file yang berisikan command yang akan di jalankan pertama kali pada saat booting.

history
untuk menampilkan perintah terakhir

traceroute
untuk trace host-host yang dilewati dalam mencapai host tujuan

alias
Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.

cal
untuk menampilkan kalender

du
Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.

grep
Untuk mencari suatu “string” atau “pattern” tertentu pada suatu file.

head
Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti jumlah baris yang diinginkan

init
Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal yang berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus menggunakan SUPER-USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root

tail
Secara default menampilkan 10 baris terakhir pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti jumlah baris yang diinginkan

who: menampilkan informasi user yang sedang login pada sistem
whoami: Menampilkan informasi user yang digunakan.
wc: Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu file

Wednesday, March 31, 2010

mengembalikan grub ubuntu 9.10 setelah install windows 7

Bermula dari pengalaman yg saya alami. Linux / Ubuntu memiliki boot loader yang disebut dengan Grub ( GRand Unified Bootloader ). Kurang lebih grub adalah menu di awal booting laptop/PC kita. Isinya untuk memilih OS mana yang akan kita gunakan untuk booting. ( Dengan catatan kita memiliki lebih dari 1 OS ). Masalahnya, Grub milik windows, tidak bisa memunculkan menu untuk booting ubuntu saya, sedangkan Grub milik Ubuntu lengkap, bisa memunculkan semua OS yang terinstall di PC/Laptop saya. ( Pengalaman saya menggunakan 3 OS, semua bisa muncul di menu Grub ubuntu)
Sekarang, saya ingin menjelaskan cara mengembalikan Grub milik ubuntu yang hilang karena tertimpa oleh Grub windows.

caranya :
Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu). Cara mengubah urutan booting (boot priority) pada BIOS bisa dicari sendiri lewat google.
Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).
Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.
Setelah berhasil masuk ke Ubuntu, buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+F2).
kemudian, muncul menu di terminal.

### lihat partisi kita dengan perintah sudo fdisk -l :

Disk /dev/sda: 80.0 GB, 80026361856 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 9729 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x996e996e

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 2550 20482843+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 2551 6559 32202292+ f W95 Ext'd (LBA)
/dev/sda5 2551 5100 20482843+ b W95 FAT32
/dev/sda6 5101 6316 9767488+ 83 Linux
/dev/sda7 6317 6559 1951866 82 Linux swap / Solaris

# Sekarang ketik sudo mount -t ext4 /dev/sda6 /mnt/. CATATAN: sda6 adalah nama partisi Linux di laptop saya. Anda bisa menggantinya sesuai dengan nama partisi Linux di komputer Anda.

# Ketik sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
# Ketik sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
# Ketik sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/
# Ketik sudo chroot /mnt/ /bin/bash
# Ketik grub-install /dev/sda. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
# Ketik grub-install /dev/sda6. Hasilnya muncul pesan seperti ini:
grub-setup: warn: Attempting to install GRUB to a partition instead of the MBR. This is a BAD idea.
grub-setup: warn: Embedding is not possible. GRUB can only be installed in this setup by using blocklists. However, blocklists are UNRELIABLE and its use is discouraged.
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
# ketik update-grub. Hasilnya seperti di bawah ini:
Generating grub.cfg …
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.31-14-generic
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.31-14-generic
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin
Found Microsoft Windows 7 on /dev/sda2
done


Catatan :
Cara ini digunakan untuk ubuntu 9.10 yang menggunakan grub2. sedangkan seri ubuntu 9.04 ke bawah menggunakan grub versi sebelum grub2. Caranya lebih mudah.sama seperti cara di atas sampai tahap masuk terminal, kemudian :

# ketik sudo grub
- root@ubuntu:/boot# grub

# setelah masuk ke grub editor, untuk melihat urutan partisi kita, ketik geometry (hd0);
- grub> geometry (hd0);
geometry (hd0)
drive 0x80: C/H/S = 9729/255/63, The number of sectors = 156301488, /dev/sda
Partition num: 0, Filesystem type unknown, partition type 0xaf
Partition num: 1, Filesystem type is fat, partition type 0xc
Partition num: 3, Filesystem type is fat, partition type 0xb
Partition num: 5, Filesystem type is ext2fs, partition type 0x83
Partition num: 6, Filesystem type unknown, partition type 0x82
Partisi ubuntu saya di num 5 linux, lalu saya ketik:
- grub> root (hd0,5);
lalu untuk menjadikan GRUB Loader-nya berada di MBR, saya ketik;
- grub> setup (hd0)

Jika berhasil akan muncul menu kata2 sukses..

SELAMAT MENCOBA